Home > info > Pake Ban Tubeless??? Lebih Aman Diisi Nitrogen

Pake Ban Tubeless??? Lebih Aman Diisi Nitrogen


Pada tulisan sekarang, kita akan coba bahas tentang penggunaan Nitrogen pada ban tubeless, so ayo kita mulai.

Nitrogen (N2) adalah udara yang memiliki ukuran lebih besar dari Oksigen (O2) tetapi memiliki berat yang lebih ringan serta suhu yang relatif lebih stabil (dingin). Sekarang N2 sudah banyak di perjual belikan untuk isi ban tubeless, tentunya dengan berbagai kelebihan.

nitrogen gas yang tak mudah rembes di dalam ban

nitrogen

Selain pakai angin, kini beberapa toko ban dan bengkel juga menyediakan gas nitrogen (N2) untuk diisi ke dalam ban. Selain Jakarta, sekarang N2 sudah dapat ditemukan di berbagai kota.

Banyak keuntungan dengan memakai N2 ketimbang memakai udara biasa. Namun, harga untuk pengisian setiap ban cukup mahal dibandingkan dengan yang pakai udara biasa. Untuk satu ban pada motor berkisar antara Rp. 5.000 sampai Rp.15.000, sedangkan untuk mobil Rp.10.000 sampai Rp. 20.000. Tentunya dengan harga yang mahal N2 memiliki keunggulan.

Keunggulannya:
1. Nitrogen tidak mudah keluar dari pori-pori ban karena partikelnya lebih besar dibanding angin biasa. Jadi, tak perlu terlalu sering isi angin. Walau sekarang pada umumnya sudah banyak ban yang memiliki kandungan nitro buthyl yang membuat uap air (pada ban berisi angin) tak bisa menyerap ke pori-pori.

2. Bobot N2 lebih ringan dari angin dan berat molekulnya juga lebih rendah, yakni 14 atom berbanding 16 atom.

3. Tidak mudah panas dan tekanan udara di dalam ban lebih stabil. Ini disebabkan sifat nitrogen yang dingin dan tak mudah bereaksi sehingga, ketika mobil melesat dengan kecepatan tinggi, tekanannya tetap stabil. Tidak demikian dengan ban yang berisi angin.

4. Jarak tempuh lebih baik lantaran karet menjadi awet karena dipengaruhi sifat dingin nitrogen.

5. Velg terhindar korosi, khususnya bagi ban tubeless akibat tiadanya uap air. Umumnya, kandungan nitrogen memiliki standar minimal 93 persen, dikategorikan tanpa uap air.

Berikut ini info untuk pemilik kendaraan ketika tukang ban melakukan pengisian nitrgoen:
1. Kuras angin ban disertai dengan melepas pentil.

2. Setelah terbuang, isi N2 80-85 persen dari tekanan idealnya. Semisal ban profil tipis, jika seharusnya diisi 40 Psi, untuk penggunaan ini, cukup diisi 32-34 Psi.

3. Kemudian, lakukan poin 1 (buang nitrogen) dan isi kembali (pentil belum terpasang). Tujuannya agar, saat pengisian, asupan kedua murni N2.

4. Pasang pentil dan lanjutkan dengan pengisian kembali sampai batas ideal.

“Dikutip dari : otomotif.kompas.com”

Categories: info Tags:
  1. zaqlutv
    9 March 2010 at 8:40 am

    sip..

  2. Apacher
    9 March 2010 at 12:41 pm

    nice info,,,makasih yah….

  3. 13 January 2015 at 3:28 am

    Do you want unlimited articles for your blog ? I am sure you spend a lot of time writing content, but you can save it for other tasks, just search in google:
    kelombur’s favorite tool

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: